BeritaDaerah

Razia Lapas Ciamis Temukan Barang Terlarang di Kamar Hunian

Razia Lapas Ciamis temukan barang terlarang di dalam kamar hunian. Petugas langsung menyisir blok hunian dan menggelar tes urine acak.

CIAMIS, RubrikJabar.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Ciamis secara mendadak meningkatkan pengawasan keamanan di area hunian warga binaan pada Kamis (9/7/2026). Melalui operasi terpadu tersebut, razia Lapas Ciamis temukan barang terlarang yang tersembunyi di dalam sejumlah kamar warga binaan.

Kepala Lapas Kelas IIB Ciamis, Supriyanto, memimpin langsung jalannya operasi besar ini dari awal hingga akhir kegiatan. Langkah tegas ini bertujuan sebagai bentuk deteksi dini guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan di dalam lingkungan rutan.

Persiapan Pasukan Operasi Terpadu

Sebelum bergerak menuju lokasi sasaran, seluruh jajaran personel terlebih dahulu mengikuti apel persiapan di halaman dalam. Kegiatan strategis tersebut melibatkan jajaran pejabat struktural secara menyeluruh untuk memperkuat pengawasan.

Petugas yang hadir antara lain Kepala Subbagian Tata Usaha, Kepala Seksi Binadik, hingga Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas. Oleh karena itu, koordinasi antar-lini berjalan dengan sangat matang dan terarah sejak awal pergerakan.

Dalam arahannya, Supriyanto meminta seluruh petugas menjalankan tugas secara profesional dan berpegang teguh pada standar operasional prosedur. Namun, ia juga menginstruksikan para petugas untuk tetap mengedepankan sikap humanis kepada warga binaan.

“Kita semua menempatkan keamanan di dalam lapas sebagai prioritas utama yang tidak boleh tawar-menawar. Oleh sebab itu, jajaran pengamanan harus terus melakukan tindakan deteksi dini seperti ini secara berkala,” ujar Supriyanto.

Penyisiran Kamar Blok Hunian

Setelah apel selesai, puluhan petugas langsung bergerak cepat menyisir sejumlah kamar hunian secara teliti dan sistematis. Petugas memfokuskan pemeriksaan pada Blok A, khususnya area kamar 3, 5, 6, dan juga kamar 11.

Sementara itu, tim pengamanan lain melanjutkan penyisiran ke Blok B yang menyasar kamar 20 serta kamar 21. Jajaran pengamanan mengoordinasikan seluruh pergerakan di lapangan agar pemeriksaan berjalan efektif dan kondusif.

Baca Juga :  Ada Apa di Balik Pelantikan Kepala Desa PAW Ciamis? Bupati Herdiat Ungkap Aturan Main yang Tak Boleh Dilanggar!

Tak disangka, pergerakan taktis razia Lapas Ciamis temukan barang terlarang di sudut-sudut tersembunyi kamar hunian tersebut. Petugas segera mendata barang-barang ilegal itu dan langsung membawanya ke kantor utama untuk proses penyelidikan.

Namun, pihak lapas memilih merahasiakan rincian jenis barang temuan tersebut demi kelancaran proses investigasi lanjutan. Pihak internal berjanji akan mengusut tuntas jalur masuknya benda-benda itu ke dalam lingkungan sel.

Pelaksanaan Tes Urine Acak

Selain memeriksa kondisi fisik kamar, pihak Lapas Ciamis juga mengadakan tes urine dadakan secara ketat. Langkah preventif ini menyasar sebanyak 10 orang warga binaan yang panitia pilih secara acak dari berbagai blok.

Pihak manajemen lapas menggandeng tim medis internal untuk memeriksa validitas dari hasil pemeriksaan sampel cairan tersebut. Berdasarkan laporan resmi medis, seluruh sampel urine dari warga binaan menunjukkan hasil negatif dari zat narkotika.

Supriyanto menjelaskan bahwa kegiatan berkala ini memperkuat komitmen total Lapas Ciamis dalam menjaga lingkungan pemasyarakatan. Pihaknya bertekad membuat rutan selalu tertib dan bersih dari peredaran narkoba maupun barang ilegal lainnya.

Komitmen Sterilisasi Rutan Ciamis

Menurut Supriyanto, pengawasan ketat dan sidak radikal seperti ini akan terus berjalan secara konsisten di masa mendatang. Hal tersebut bakal menekan potensi kerawanan sekaligus memastikan situasi internal lapas tetap aman terkendali.

Di sisi lain, petugas juga terus memperkuat program pembinaan mental agar para warga binaan tidak mengulangi pelanggaran serupa. Upaya sterilisasi ini pun mendapatkan apresiasi dari berbagai pihak yang peduli terhadap reformasi hukum.

Keberhasilan operasi ini menunjukkan bahwa deteksi dini menjadi kunci utama dalam meredam potensi konflik di dalam rutan. Sementara itu, jajaran direksi akan memperketat evaluasi internal mengenai prosedur pengawasan di pintu masuk utama.

Baca Juga :  Bumi Galuh Gempar! Kerja sama PSGC Ciamis dan Persib Hadirkan Kejutan Besar untuk Liga 2

Melalui tindakan preventif yang berkesinambungan, manajemen rutan berharap bisa menghapus stigma negatif masyarakat terhadap lembaga pemasyarakatan. Stabilitas keamanan yang terjaga dengan baik di Ciamis juga diharapkan menjadi percontohan bagi lapas-lapas lainnya.

Pada akhirnya, peristiwa razia Lapas Ciamis temukan barang terlarang ini mengirimkan sinyal kuat kepada seluruh pihak di rutan. Manajemen lapas memastikan akan menjatuhkan sanksi disiplin yang tegas bagi warga binaan yang melanggar aturan.

Oleh karena itu, petugas akan terus memberlakukan pengawasan melekat selama 24 jam penuh demi kedamaian bersama. Seluruh elemen berkomitmen penuh mewujudkan Lapas Ciamis yang aman, tertib, dan bersih dari pelanggaran hukum.

Tinggalkan Balasan

Back to top button

Eksplorasi konten lain dari RubrikJabar.com

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca